Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

BANK JATIM: Gandeng BI kembangkan STKE bagi BPR

Recommended Posts

JAKARTA: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk bekerja sama dengan Bank Indonesia mengembangkan Sistem Transfer Kredit Elektronik guna mengakomodasi kebutuhan sistem pembayaran yang cepat, aman dan berbiaya terjangkau bagi 18 Bank Pembangunan Daerah di wilayah Jawa Timur.

 

Kepala Grup Hubungan Masyarakat Bank Indonesia (BI) Difi Ahmad Johansyah mengungkapkan layanan Sistem Transfer Kredit Elektronik (STKE) tersebut dikembangkan oleh Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BPD Jatim) sebagai bank pengayom atau apex bagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

 

"STKE sejatinya merupakan suatu sistem yang digunakan dalam penyelenggaraan transfer dana antar anggota APEX BPR dan/ atau dengan bank umum melalui Sistem Kliring  Nasional Bank Indonesia [sKNBI]," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Selasa (30/10).

 

Menurutnya dengan penggunaan STKE BPR dapat meningkatkan daya saing melalui perluasan jangkauan pelayanan kepada masyarakat sekaligus berpotensi menjadi tambahan pendapatan mlalui pendapatan berbasis biaya (fee based income/ FBI).

 

Sementara, lanjut Difi, Bank Jatim selaku penyelenggaraan STKE dapat meningkatkan perannya sebagai APEX BPR dan memperkuat posisi sebagai Regional Champion.

 

Dia mengungkapkan, pengembangan STKE didasarkan pada kebutuhan kegiatan dan layanan transfer dana yang efisien oleh BPR. Selama ini untuk dapat melakukan transfer dana BPR harus membuka rekening di beberapa bank. Sedangkan melalui STKE, BPR hanya perlu membuka rekening di bank penyelenggara STKE.

 

Adapun layanan yang diberian STKE antara lain transfer dana antar-nasabah BPR peserta, transfer dana dari nasabah BPR peserta ke nasabah bank umum, dan sebaliknya.

 

Selain itu Difi juga mengungkapkan, 18 BPR yang telah siap menggunakan layanan tersebut merupakan proyek awal (pilot project). Selanjutnya dia berharap hal ini dapat dikembangkan guna mendukung keuangan yang inklusif (financial inclusion). (Bsi)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...