Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

EKONOMI CHINA: Kinerja Manufaktur terus-menerus turun

Recommended Posts

BEIJING: Kinerja manufaktur China yang? menurun dalam 11 bulan terakhir berturut-turut sehingga semakin mendesak pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut.

 

Indeks manajer?purchasing?(PMI/ purchasing manager index) yang disampaikan HSBC Holdings Plc dan Market Economics pada akhir pekan lalu (Jumat 29/9/2012)?tercatat sebesar 47,9 pada September 2012, lebih tinggi dari Agustus yakni 47,6. Level di bawah 50 dalam indeks ini mengindikasikan penurunan kinerja.

 

Pemesanan ekspor baru untuk produk manufaktur pada September mencatatkan penurunan tertajam dalam 42 bulan terakhir, sementara aktivitas pembelian bahan baku turun dalam 5 bulan terakhir berturut-turut.

 

Data ekonomi ini menambah tantangan bagi para pemimpin China yang tengah bersiap menghadapi peralihan pemerintah per dasawarsa yang akan dimulai prosesnya pada November nanti.

 

Pemerintah Negeri Tirai Bambu juga semakin terdesak untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi sambil tetap mencegah melonjaknya kembali harga-harga rumah. ?Anjoknya permintaan baik eksternal maupun internal telah menekan manufaktur China,? kata Glen Maguire, pemimpin badan konsultan Asia Sentry Advisory Pty.

 

?Pemulihan permintaan eksternal memerlukan kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Eropa yang lebih kuat. Hal itu agak sulit untuk jangka pendek. Adapun pemulihan permintaan internal membutuhkan dukungan kebijakan yang lebih besar,? jelas mantan kepala ekonom Societe Generale SA untuk Asia itu.

 

Data ini juga menunjukkan harga produk dan bahan baku manufaktur terus turun, sementara jumlah pekerjanya terus berkurang dalam 7 bulan terakhir berturut-turut. Menurut Qu Hongbin, kepala ekonom untuk China dari HSBC, pemerintah harus meningkatkan pelonggaran moneter untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja.

 

?Kebijakan fiskal dapat memainkan peran yang lebih penting dalam beberapa bulan kedepan,? katanya dalam laporan dana manufaktur tersebut.

 

Pada akhir pekan lalu, pemerintah mengumumkan Partai Komunis akan menyelenggarkan rapat kongres ke-18 yang dimulai pada 8 November dan diikuti oleh lebih dari 2.000 kader partai penguasa di China itu untuk menunjuk pemimpin baru.

 

Menurut Lu Ting, kepala ekonom untuk China dari Bank of America Corp., pengumuman ini menunjukkan bahwa peralihan kekuasaan ini akan berjalan lancar dan dapat segera kembali fokus pada pengambilan kebijakan ekonomi.

 

?Kami tidak mengharapkan adanya stimulus besar, melainjkan pelonggaran kebijakan atau peningkatan stimulus,? ujarnya dalam laporan kepada nasabah.

 

Pekan lalu pemerintah menyampaikan perolehan laba perusahaan-perusahaan industri China juga turun pada Agustus. Data-data ekonomi ini memperkuat estimasi perlambatan pertumbuhan ekonomi akan berlanjut hingga kuartal ketiga tahun ini. (sut)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...