Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

BTN PROPERTY EXPO 2012: BTN bidik transaksi Rp500 miliar

Recommended Posts

JAKARTA ? PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menargetkan nilai transaksi pembelian rumah pada BTN Property Expo 2012 yang digelar pada 22-30 September di Jakarta Convention Center sebesar Rp500 miliar.

 

Direktur Mortgage and Consumer Banking BTN, Irman Alvian, mengatakan pihaknya optimis target tersebut dapat dicapai. Pada pameran perumahan tahun lalu, lanjutnya, total realisasi pencapaian transaksi mencapai Rp1,9 triliun dari target transaksi Rp500 miliar.

 

?Pada pameran perumahan saat ini memang hanya menggunakan Hall A saja. Dulu memakai 2 tempat, Hall A dan Hall B. Kami optimis target ini akan terpenuhi, kami perkirakan realisasi pencapaian bisa Rp1 triliun,? ujar Irman saat dihubungi Bisnis, Minggu (23/9).

 

Besarnya transaksi pada pameran tahun lalu, sambungnya, karena selain pameran perumahan juga ada furniture dan elektronik. Dia menjelaskan pada pameran perumahan tahun ini pengembang yang bergabung tidak hanya dari Jakarta, tetapi luar Jakarta.

 

Selain itu, katanya, masing-masing pengembang juga memiliki beberapa proyek yang tersebar di beberapa lokasi, tidak hanya di Jabodetabek.

 

?Sekarang ada 32 pengembang yang ikut pameran. Bank BTN merupakan sponsor tunggal dalam pameran yang menyajikan banyak proyek perumahan dari pengembang besar dan kecil. Produk yang dipamerkan meliputi rumah dan apartemen premium, ruko, rumah dan apartemen menengah, serta rumah tapak, dan rumah susun,? imbuhnya.

 

Beberapa program menarik yang ditawarkan Bank BTN yakni diskon biaya asuransi kebakaran 50%, diskon biaya asuransi jiwa 35%, diskon biaya provisi 50%, bebas biaya administrasi, suku bunga 7,49% fixed selama 2 tahun untuk kredit pemilikan rumah (KPR) lebih dari Rp250 juta, dan suku bunga 9,75% fixed selama 2 tahun untuk KPR kurang dari Rp250 juta.

 

Iqbal Latanro, Direktur Utama Bank BTN, mengatakan respon masyarakat dan pelaku industri perumahan terhadap event tersebut cukup besar, sebagai kebutuhan tempat tinggal atau sarana investasi bagi konsumen.

 

?Ini merupakan potensi yang perlu didorong oleh para pelaku pembangunan perumahan agar pasar rumah selalu siap untuk dibeli oleh masyarakat yang membutuhkan. Perbankan pasti akan merespon jika pasarnya siap untuk difasilitasi pembiayaannya melalui skim kredit,? katanya.

 

Dia menjelaskan Bank BTN hingga saat ini tetap konsisten mendukung program pembiayaan perumahan rakyat yang ditetapkan oleh pemerintah.

 

?Selama ini pencapaian pembangunan perumahan nasional, dominasi dukungan pembiayaan diatas 95% merupakan share Bank BTN,? ungkapnya.

 

Dia menjelaskan pihaknya juga meningkatkan target penyaluran KPR bersubsidi pada tahun ini dari sebelumnya 16.000 unit rumah menjadi 50.000 unit rumah. (faa)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...