Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Investasi AS di RI Diharapkan Capai USD5 Miliar

Recommended Posts

ThcmEvIW84.jpgIlustrasi. (Foto: Corbis)

 

 

 

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengharapkan, nilai investasi Amerika Serikat (AS) di Indonesia bisa mencapai USD5 miliar dalam dua tahun mendatang. Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, investasi AS di Indonesia saat ini adalah sekira USD2 miliar.Dia menambahkan, nilai USD2 miliar tersebut merupakan realisasi komitmen investasi kerja sama antara Celanese Corporation dan PT Pertamina (Persero) yakni proyek pembangunan empat pabrik etanol dari pengolahan batu bara.

 

"Mereka membantu infrastruktur di Indonesia di bidang-bidang Kemenperin yang menanganinya. Kemenperin menangani 13 dari 22 sektor MP3EI. Mereka juga akan memberikan konsultasi khususnya di bidang infrastruktur dan beberapa sektor, seperti IT, migas, dan lain sebagainya. Saya maunya mereka investasi infrastruktur diluar Jawa,” kata Hidayat seusai penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) “Cooperation of Industrian Sectors to Support Infrastructure Projects", di Kemenperin, Jakarta, Rabu (8/8/2012).

 

Dia menambahkan, selain sektor migas dan infastruktur, pihaknya juga meminta pihak AS untuk berinvestasi di sektor agribisnis, terutama diluar pulau Jawa, yakni Papua. Langkah itu, kata dia, dilakukan untuk mendukung program hilirisasi sektor agro. 

 

Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kemenperin Agus Tjahajana mengatakan, selain infrastruktur, AS tertarik di industri hijau, yakni bagaimana bisa menghemat energi, dan itu adalah menjadi bagian dari kelebihan yang dimiliki oleh mereka. AS, kata dia, juga akan memberikan pelatihan untuk tenaga kerja di sektor industri.

 

"Yang sudah ada di sini sudah komitmen mau ekspansi karena pertumbuhan ekonomi yang sudah bagus. Yang sedang kita pikirkan adalah bagaimana lebih banyak lagi perusahaan Amerika investasi disini. Sudah banyak mereka melakukan kerjasama tapi kan tidak melakukan promosi, jalan saja, perusahaan mereka membesar sendiri,” jelas Agus.

 

Dia menambahkan, setelah penandatanganan MoU tersebut, akan ada proses selanjutnya yakni teknikal. (Sandra Karina/Koran SI/ade)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...