Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Makin Banyak Perusahaan AS Minat Investasi di RI

Recommended Posts

rtc1uEorrD.jpgIlustrasi. (Foto: Corbis)

 

 

 

JAKARTA - Duta Besar AS Scot Marciel mengatakan, penandatanganan MoU antara Amerika Serikat (AS) dan Indonesia diharap bisa mendorong kerjasama investasi antara kedua negara.Dia menambahkan, hingga saat ini sudah banyak perusahaan AS yang berinvestasi di Indonesia.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, kata dia, maka membutuhkan lebih banyak investasi, baik dari investor lokal maupun asing untuk membangun infrastruktur industri.

 

"Banyak perusahaan AS yang tertarik investasi di Indonesia. Hal itu dengan melihat kesusksesan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tentu saja kami juga menyambut investasi Indonesia di AS," kata Scot, di Jakarta, Rabu (8/8/2012).

 

AS dan Indonesia, kata dia, memiliki tujuan yang sama, yakni ingin menggenjot pertumbuhan ekonomi, memberikan peluang bagi banyak orang, mendapatkan lebih banyak keuntungan, serta menciptakan banyak lapangan pekerjaan. 

 

Secara umum, menurutnya, apabila Indonesia bisa lebih memudahkan iklim usaha, tidak hanya untuk perusahaan asing, namun juga lokal, maka bisa memacu banyak investasi masuk.

 

Dia menyebutkan, berbagai kemudahan tersebut adalah untuk berinvestasi, termasuk mendirikan perusahaan.

 

“Dalam pertemuan G-20, kita telah berkomitmen untuk menghindari kebijakan proteksionisme. Kami sudah berbicara dengan pemerintah dan kami akan terus berupaya untuk mendorong kerja sama di sektor perdagangan supaya tidak terjadi defisit,” ucapnya

 

Terkait ajakan untuk berinvestasi di sektor agribisnis di Papua, Scot mengatakan, pihaknya menyambut baik hal itu. Saat ini, kata dia, sudah ada perusahaan AS yang berinvestasi di sektor itu.

 

Wakil Menteri Luar Negeri AS bidang Ekonomi dan Bisnis Jose W Fernandez menuturkan, setelah penandatanganan MoU tersebut, pihaknya berharap, kerja sama antara kedua negara bisa terus berlanjut di masa mendatang.

 

Di sisi lain, mengenai kondisi perekonomian di AS, Scot menjelaskan, saat ini terus bertumbuh. Selama semester I-2012, ekonomi AS bertumbuh sekira dua persen. Dia berharap, ekonomi di sana terus bertumbuh dengan cepat.

 

"Saya tidak mau membuat prediksi tentang kondisi perekonomian global. Tapi saya rasa kedua negara sama-sama telah berupaya untuk mendorong pertumbuhan ekonominya, termasuk mempromosikan produktivitas dan daya saing masing-masing. Kedua negara mempunyai peluang untuk menjalin kerja sama dengan meningkatkan perdagangan dan investasi," paparnya. (Sandra Karina/Koran SI/ade)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...