Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

PRODUKSI PADI Sumut naik 2,52%

Recommended Posts

MEDAN: Produktivitas padi di Provinsi Sumatera Utara dalam kurun waktu 5 tahun terakhir mengalami peningkatan sebesar 2,52%. Peningkatan terjadi karena pengelolaan tanaman padi dilakukan dengan menggunakan teknologi pertanian.

 

Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dalam Nota Jawabannya terhadap Pemandangan Umum Anggota Dewan mengatakan penggunaan teknologi pertanian terus dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan produksi tanaman pangan.

 

"Selain itu, juga telah dilakukan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu [sLPTT], Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu [sLPHT] dan Sekolah Lapang Iklim [sLI] untuk meningkatkan produksi tanaman pangan masyarakat," kata Gatot dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (6/8/2012).

 

Untuk mengantisipasi kekurangan produksi padi akibat perubahan iklim, sebut Gatot, Pemprov Sumut telah mengembangkan Penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat [PLDPM] yang telah dikembangkan di 13 kabupaten sentra produksi padi.

 

"Tujuannya untuk stabilitasi harga gabah pada saat panen raya serta paceklik dan sekaligus sebagai cadangan pangan masyarakat," kata Gatot Pujo Nugroho.

 

Pemerintah melalu dana APBD sejak tahun 2011, ungkap Gatot, telah merekrut tenaga harian lepas penyuluh pertanian sebanyak 50 orang dan pada tahun 2012 telah merekrut sebanyak 70 orang serta memanfaatkan petani yang telah berhasil untuk menjadi penyuluh swadaya.

 

Untuk memperpendek jalur distribusi padi/beras sehingga dapat meningkatkan keuntungan bagi petani, Pemprov Sumut telah melaksanakan pengembangan cadangan pangan masyarakat melalui pembangunan lumbung pangan.

 

"Lumbung tersebut sudah terbangun sebanyak 94 unit sejak 2007 sampai dengan 2011. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat mengantisipasi krisis pangan di kabupaten," ujar Gatot Pujo Nugroho.

 

Sebelumnya, Fraksi Partai Amanat Nasional [F-PAN] DPRD Sumut dalam Pemandangan Umum mengkhawatirkan terjadinya penyusutan lahan pertanian padi. Apalagi sektor pertanian menyumbang pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara sebesar 1,38%.

 

Pemerintah, ungkap Plt Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho, telah melakukan upaya cetak sawah. "Pada 2011 telah terealisasi seluas 828 hektare dan pada 2012 direncanakan akan dilakukan cetak sawah seluas 2.200 hektare," ujar Gatot.

 

Selanjutnya, sebut Gatot, pemerintah telah menganggarkan pembuatan Survei Investigasi Desain [sID] guna rencana cetak sawah pada lokasi lain di kabupaten/kota. (K14/arh)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...