Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

BI Temukan 40.080 Lembar Uang Palsu di Semester I

Recommended Posts

b1UDCerCr8.jpgIlustrasi. (Foto: Koran SI)

 

 

 

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatatkan temuan uang rupiah palsu berdasarkan dari laporan dari perbankan dan masyarakat untuk periode Januari hingga Juni 2012 berjumlah sekira 41.080 lembar.Deputi Gubernur BI Ronald Waas mengatakan, nominal uang rupiah yang paling banyak dipalsukan adalah pecahan Rp100 ribu sebanyak 21.497 lembar atau (52,33 persen). Pecahan Rp50 ribu sebanyak 17.260 lembar (42,02 persen).

 

"Dengan demikian kedua pecahan tersebut menempati 94,35 persen dari total uang rupiah yang dipalsu," ungkapnya kala ditemui di di Lapangan IRTI, Monas, Jakarta, Senin (6/8/2012).

 

Ronald melanjutkan adapun sejumlah daerah yang terdeteksi menjadi penyebaran uang palsu, adalah seperti di Jabotabek sebanyak 11.758 lembar. Sementara di Jawa Barat mencapai 9.879 lembar, disusul Jawa Timur berjumlah 8.815 lembar, Jawa Tengah mencapai 5.452 lembar dan Lampung mencapai 1.759 lembar.

 

"Sampai dengan semester-I 2012 ini cenderung menurun, dan bagi yang memalsukan UU mata uang lebih tegas, denda antara Rp10 miliar hingga Rp100 miliar dengan kurungan kurang lebih 10 tahun," paparnya.

 

Maka dari itu, untuk mengurangi peredaran uang palsu tersebut, Ronald mengimbau masyarakat untuk lebih teliti terhadap kualitas uang yang beredar. "Ingat 3D, diraba, dilihat dan diterawang," tuturnya.

 

Sekadar informasi, berdasarkan data BI, mata uang rupiah memiliki ciri-ciri berupa tanda-tanda tertentu yang bertujuan mengamankan uang rupiah dari upaya pemalsuan.

 

Secara umum, ciri-ciri keaslian uang Rupiah dapat dikenali dari unsur pengaman yang tertanam pada bahan uang dan teknik cetak yang digunakan, yaitu:

 

1. Benang Pengaman (Security Thread)

Ditanam di tengah ketebalan kertas atau terlihat seperti dianyam sehingga tampak sebagai garis melintang dari atas ke bawah, dapat dibuat tidak memendar maupun memendar di bawah sinar ultraviolet dengan satu warna atau beberapa warna.

 

2. Tanda Air (Watermark) dan Electrotype

Pada kertas uang terdapat tanda air berupa gambar yang akan terlihat apabila diterawangkan ke arah cahaya.

 

3. Cetak Intaglio

Cetakan yang terasa kasar apabila diraba.

 

4.Tinta Berubah Warna (Optical Variable Ink)

Hasil cetak mengkilap (glittering) yang berubah-ubah warnanya bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda.

 

5.Gambar Saling Isi (Rectoverso)

Pencetakan suatu ragam bentuk yang menghasilkan cetakan pada bagian muka dan belakang beradu tepat dan saling mengisi jika diterawangkan ke arah cahaya.

 

6. Tinta Tidak Tampak (Invisible Ink)

Hasil cetak tidak kasat mata yang akan memendar di bawah sinar ultraviolet.

 

7. Tulisan Mikro (Micro Text)

Tulisan berukuran sangat kecil yang hanya dapat dibaca dengan menggunakan kaca pembesar.

 

8. Gambar Tersembunyi (Latent Image)

Teknik cetak dimana terdapat tulisan tersembunyi yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu. (wdi)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...