Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

PEMBERANTASAN KORUPSI: SBY akui rapor masih merah

Recommended Posts

JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai rapor terkait masalah penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi, reformasi birokrasi, dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibnas)  di dalam negeri dinilai  makin merah.

 

Kepala Negara menginstruksikan agar seluruh pejabat negara harus mencegah terjadinya korupsi, dan saat ada penyimpangan maka penegakan hukum harus diterapkan secara profesional serta adil.

 

"Yang dianggap makin merah terus terang adalah penegakan hukum utamanya pemberantasan korupsi, reformasi birokrasi, dan juga masih terjadi gangguan kamtibnas," kata SBY saat memimpin rapat terkait Kejaksaan, Kepolisian, dan Badan Pertanahan Nasional di kantor Kejagung Rabu, (25/7/2012).

 

Yudhoyono menginstruksikan semua pihak untuk berbenah sehingga bisa menyelesaikan  penegakan hukum dan melakukan pemberantasan korupsi.

 

Dalam melakukan pemberantasan korupsi dan menciptakan kamtibnas yang kondusif, SBY mengatakan bukan hanya melibatkan kepolisian dan kejaksaan, tapi juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ),dan kepengacaraan.

 

"Saya mengakui masih banyak pekerjaan  rumah untuk memberantas korupsi. Saya berharap semua simpul bergerak dan bekerja, tetap tegas, tidak pandang bulu. Siapa pun , dari partai politik manapun, dari daerah manapun. Apa pun jabatannya," kata SBY.

 

Presiden mengatakan mengatakan persoalan penegakan hukum di Tanah Air memiliki tantangan yang tidak ringan, dan semua pihak mesti mendengar penilaian dan harapan dari masyarakat yang saat ini belum puas benar dengan masalah tersebut. (ra)

 

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...