Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Parno

TRANSPORTASI DARAT: Jateng tertibkan argometer Taxi

Recommended Posts

SEMARANG: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai melakukan penertiban operasional Taxi yang tidak menggunakan argometer karena sangat merugikan konsumen, sementara 508 Taxi yang beroperasi diketahui tidak memiliki izin operasional.

 

Kabid Perlindungan Konsumen dan Pengawasan Barang Beredar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng

 

Taufik Hidayat mengatakan penertiban argometer Taxi di wilayahnya itu dilakukan, guna mencegah kerugian lebih banyak bagi konsumen dalam transaksi.

 

Disperindag Jateng, lanjutnya, mulai melakukan inspeksi mendadak terhadap argometer taksi di beberapa tempat terutama di wilayah Kota Semarang. Pada tahap pertama (Sidak) petugas berhasil mengamankan puluhan taksi bermasalah.

 

Menurutnya, selama ini Balai Metrologi setempat melaporkan banyak perusahaan taksi yang tidak datang melakukan tera ulang, meski sudah diberi surat peringatan, mereka dinilai masih membandel hingga operasionalnya berpotensi merugikan konsumen.

 

Selain menertibkan argometer taksi, sidak dilakukan untuk memberikan perlakukan adil kepada taksi yang telah ditera ulang maupun belum.

 

"Banyak perusahaan Taxi yang belum melakukan tera ulang. Kewajiban tera ulang argometer ini harus dilakukan setahun sekali. Pengelola Taxi harusnya sudah melakukan sosialisasi kepada sopir," ujarnya selepas Sidak argometer Taxi hari ini.

 

Dari puluhan taksi yang terjaring dalam sidak itu, ditemukan beberapa taksi yang tidak memiliki segel tera ulang pada argometer. Taksi bermasalah tersebut di antaranya milik Blue Bird, Astria Taksi milik Pandu Grup dan Expres Taksi.

 

"Taksi yang diamankan rata-rata tidak memiliki segel pada argometer atau tera ulang pada taksi yang sudah kadaluarsa. Ada yang sudah ditera ulang, tapi baru diperbaiki. Kalau sudah diperbaiki tetap harus ditera ulang, sebab kita tidak tahu apakah argo menjadi plus atau minus," tuturnya.(api)

 

 

 

 

 

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...