Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Indeks S&P & Dow Turun Seiring Batalnya QE3

Recommended Posts

ZZ3kCNCJBj.jpgIlustrasi. (Foto: Corbis)

 

 

 

NEW YORK - Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup melemah, setelah bank sentral AS, the Federal Reserve, menyatakan tidak akan menerapkan kebijakan Quantitative Easing (QE) ke-3. Meskipun, the Fed tetap memberikan Maturity Extension Programme (MPE).Saham-saham AS sempat rally dalam beberapa hari terakhir, karena investor berharap the Fed akan memperpanjang QE3, sebuah program pembelian obligasi yang dirancang untuk menurunkan suku bunga jangka panjang dan merangsang pertumbuhan. Namun, harapan investor atas tindakan the Fed tak terpenuhi.

 

Selain itu, langkah The Fed memangkas proyeksi ekonomi tahun ini, dan dua tahun ke depan, juga membuat investor khawatir. Investor tentu bertanya-tanya, kenapa pelonggaran kuantitatif putaran ke-3 tidak dilakukan, sementara proyeksi pertumbuhan ekonomi dipangkas.

 

"Aksi jual jangka pendek terjadi, dipicu oleh frustrasi sementara karena QE3 tidak akan dilakukan dalam waktu dekat," kata manajer portofolio Stifel, Nicolaus & Co, Chad Morganlander, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (21/6/2012).

 

"Di tengah harapan adanya titik cerah dari kebijakan The Fed, nyatanya mengecewakan, investor akan menganggap Federal Reserve akan lebih agresif di awal," tambah dia.

 

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 12,94 poin atau 0,10 persen menjadi 12.824,39. 500 Index Standard & Poor turun 2,29 poin atau 0,17 persen menjadi 1.355,69 sementara Nasdaq Composite Index naik 0,69 poin, atau 0,02 persen menjadi 2.930,45. Indeks acuan S&P 500 telah naik selama empat hari berturut-turut, dan membukukan keuntungan sekitar tujuh persen dari lima bulan sebelumnya.

 

Kekhawatiran tentang permintaan melemah yang disorot oleh komponen Dow Procter & Gamble, yang memangkas proyeksi pertumbuhan awal. Saham pembuat produk rumah tangga terbesar di dunia turun 2,9 persen menjadi USD60,39.

 

Perdagangan menjadi volatil setelah pengumuman Fed pada tengah hari. Penurunan terjadi selama konferensi pers Ketua Fed, Ben Bernanke, tetapi saham mampu sedikit bergerak. Indeks komposit Nasdaq bahkan berakhir sedikit lebih tinggi.

 

The Fed mengatakan akan memperpanjang program stimulus yang ditujukan untuk menurunkan suku bunga jangka panjang sampai akhir 2012, dengan menukar USD267 miliar pada US Treasury. Program ini telah dijadwalkan akan berakhir bulan ini.

 

Volume perdagangan yang terjadi cukup rendah, dengan sekitar 6,57 miliar saham diperdagangkan di New York Stock Exchange, American Stock Exchange dan Nasdaq, di bawah rata-rata harian tahun lalu yang mencapai 7,840 miliar. (mrt)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...