Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Bangun 2 Bandara, AP I Kucurkan Rp68 M

Recommended Posts

57exwOV2Wp.jpgIlustrasi. (Foto: Okezone)

 

 

 

JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I menginvestasikan dana sebesar Rp68 miliar untuk pengembangan dua bandara yaitu Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, dan Bandara Sultan Hassanudin, Makassar, Sulawesi Selatan.Pengembangan yang dilakukan berupa pembangunan hotel bertarif murah (budget hotel). Direktur Utama Angkasa Pura Hotels (APH) Widodo Warmer mengatakan,Bandara Juanda dan Sultan Hassanudin dipilih karena keduanya dijadikan hub (penghubung) penerbangan menuju bandara lain di Tanah Air. Hal ini akan menjadikan pangsa pasar yang potensial bagi anak perusahaan AP I.

 

“Groundbreaking (pemancangan tiang pertama) telah dilakukan April lalu dan ditargetkan mulai bisa dibuka November ini,” kata Widodo seusai menghadiri penandatanganan kerja sama manajemen hotel antara Angkasa Pura Hotels dan Accor Asia Pacific Indonesia di Jakarta, kemarin.

 

Dia menambahkan, biaya pembangunan kedua hotel ini seluruhnya berasal dari induk perusahaan yaitu Angkasa Pura I. Sedangkan, masingmasing investasi pembangunan hotel ini yaitu Rp35 miliar untuk Ibis Budget APH Surabaya Airport dan Rp33 miliar untuk Ibis Budget APH Makassar Airport. Menurut Widodo, potensi pangsa pasar pengguna hotel di dalam lingkungan bandara di Indonesia masih besar.

 

Pasalnya, pertumbuhan jumlah pesawat yang dimiliki oleh maskapai penerbangan nasional mencapai 10 persen setiap tahunnya. Selain itu, pengembangan bandara dengan fasilitas hotel ini adalah upaya perseroan untuk membangun airport city atau kota di dalam bandara.

 

“Pada masa periode 2013–2018 mendatang kami juga berencana untuk membangun hotel lain di 13 bandara yang dioperasikan AP I, pada Juli 2012 kami akan membangun hotel menengah di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali,” kata dia.

 

Nantinya, selain membangun hotel bertarif murah, APH siap membangun hotel kelas menengah dan berbintang. Hal ini sebelumnya akan dilakukan kajian untuk menentukan jenis hotel yang akan dibangun perseroan. Meski demikian, pembangunan hotel di bandara harus memenuhi Airport Council International (ACI).

 

Dia menambahkan, manajemen dan konsultasi servis Ibis Budget APH Surabaya Airport dan Ibis Budget APH Makassar Airport akan dikelola oleh Accor Asia Pacific Indonesia dengan masa kerja sama selama lima tahun.Ibis Budget Surabaya terdiri dari 144 kamar dan Ibis Budget Makassar terdiri dari 121 kamar.

 

Sementara,Presiden Direktur Accor Asia Pacific Indonesia Gerard Guillouet menyatakan, alasan kedua perusahaan memilih hotel bertarif murah ini lebih disebabkan pengembalian investasi yang diperkirakan lebih cepat kembali. Selain itu, sebagian besar konsumen di bandara hanya menggunakan hotel selama dua-tiga jam untuk beristirahat dan bukan untuk jangka waktu panjang.

 

“Mereka pasti membutuhkan tempat yang nyaman untuk beristirahat, oleh sebabnya, kami menyiapkan kebutuhan dasar dengan harga yang pas. Saya yakin pemilihan bandara Juanda dan Sultan Hassanudin ini memiliki pangsa pasar yang bagus,” kata Gerard. (Heru Febrianto) (Koran SI/Koran SI/mrt)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...