Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Archived

This topic is now archived and is closed to further replies.

Lebay

Brent Tertekan ke USD118/Barel

Recommended Posts

sEDflYZlI8.jpgIlustrasi. (Foto: Corbis)

 

 

 

NEW YORK - Minyak mentah berjangka kembali menurun akibat data persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang melonjak ke tingkat tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Selain itu, data lapangan kerja yang dicetak AS dan Eropa, meredupkan prospek permintaan minyak.Selain itu, sentimen negatif datang data pemesanan barang oleh pabrik AS yang membukukan penurunan terbesar dalam tiga tahun terakhir, meskipun data terakhir sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan.

 

Sementara kondisi geopolitik sendiri, minyak mentah tertekan setelah Iran setuju kembali berunding dengan enam negara, terkait pengayaan uranium untuk program nuklir yang dilakukan di Teheran.

 

Mengutip Reuters, Kamis (3/5/2012), stok minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), naik dari 2,840 juta barel pekan lalu, menjadi 375,860 juta barel, kenaikan ini jauh melampaui ekspektasi dan mencapai tingkat tertinggi sejak September 1990.

 

Sebagian besar kenaikan berasal dari minyak mentah di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk AS untuk perdagangan minyak mentah berjangka, yang melambung ke rekor 42,960 juta barel setelah menambahkan 1,2 juta barel pekan lalu.

 

Sementara stok bensin turun sebesar dua juta barel menjadi 209,700 juta. Stok bensin turun 22,5 juta barel atau hampir 10 persen. Permintaan bensin terus menurun dari level pekan lalu, mencapai 4,7 persen pada rata-rata empat mingguan dari sebelumnya 4,2 persen.

 

Di London, ICE Brent untuk pengiriman Juni ditutup turun USD1,46 dan tertahan pada USD118,20 per barel. Kontrak ini jauh lebih rendah dari level tertinggi USD128,40 yang sempat dicapai pada 1 Maret.

 

Minyak mentah AS, WTI, untuk pengiriman Juni menetap di USD105,22 per barel, setelah jatuh ke level terendah pada USD104,91 per barel. WTI mencatat level tertinggi pada USD110,55 per barel pada 1 Maret.

 

Premi minyak mentah AS menyempit menjadi USD12,98 pada penutupan, dari USD13,50. Penyebaran Brent/WTI merosot ke USD12,65 per barel, tersempit sejak 1 Februari. (mrt)

 

 

p-89EKCgBk8MZdE.gif

 

Sumber

Share this post


Link to post
Share on other sites

×
×
  • Create New...