Jump to content
×
×
  • Create New...

10 Penyebab Kucing Muntah dan Langkah Penanganannya


Recommended Posts

Sumber- Melihat kucing muntah tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pemilik anabul satu ini. Rasanya tentu bingung dan panik, apalagi jika kita tidak tahu penyebab kucing muntah.

Salah satu penyebab utama kucing muntah adalah sesuatu yang masuk ke organ pencernaannya, mengingat kucing terkadang memakan segala sesuatu yang dilihatnya.

Dilansir dari The Spurce Pets,  berikut 10 penyebab kucing muntah dan penanganannya

Penyebab Kucing Muntah dan Cara Mengobati Kucing Muntah

Baca Juga: 5 Langkah Mudah Memandikan Kucing Tanpa Harus Takut Dicakar

Ilustrasi Kucing/TeamK/PixabayIlustrasi Kucing. (TeamK/Pixabay)

Bola bulu

Kucing menjilati bulunya sendiri tentu menjadi pemandangan yang biasa kita saksikan sehari-hari. Namun, tidak jarang bulu-bulu itu ikut termakan dan masuk ke saluran penceranaan hewan peliharaan kesayangan Anda.

Jika hal ini terus berulang, bulu akan menumpuk sampai susah dikeluarkan. Sebagai respons, kucing biasanya akan memuntahkannya dalam bentuk busa.

Untuk mencegah bola bulu ini, kamu bisa secara rutin menyikat giginya supaya menyingkirkan bulu yang tersangkut supaya tidak tertelan.

Insufisiensi hati

Baca Juga: 5 Tips Memilih Makanan Kucing yang Sehat dan Bernutrisi

Salah satu ciri kucing yang menderita penyakit hati adalah muntah. Di samping itu, ada pula ciri lain seperti kurang nafsu makan yang kemudian mendorong berkurangnya berat badan.

Untuk mencegah insufisiensi hati, kamu dapat membawa kucing ke dokter hewan untuk mendapat perawatan semestinya.

Hipertiroidisme

Hipertiroid menjadi salah satu penyakit yang kerap menyerang kucing tua. Selain muntah, gejala lain dari hipertiroidisme adalah penurunan berat badan meski porsi makan normal, diare, dan peningkatan buang air kecil.

Cara untuk mengobati hipertiroidisme tentu saja membawa anabul ke dokter hewan untuk kemudian dilakukan pemeriksaan darah.

Ilustrasi dokter hewan. (Pixabay/13228026)Ilustrasi dokter hewan. (Pixabay/13228026)

Insufisiensi ginjal

Selain hipertiroidisme, penyakit insufisiensi ginjal atau ginjal kronis juga biasa diderita oleh kucing yang sudah berusia tua.

Penyakit satu ini umumnya ditandai dengan kehilangan nafsu makan, sampai perubahan tekstur dan tampilan bulu.

Cara mengobati insufisiensi hati tentu saja membawa ke dokter hewan, segera setelah kucing menunjukkan gejala.

Radang perut

Salah satu dampak kucing yang suka makan sembaragan dan mengunyah sesuatu yang tidak seharusnya mereka makan adalah perutnya yang teriritasi.

Salah satu ciri kucing mengalami radang perut adalah muntah busa berwarna putih yang disertai darah.

Jika sudah menunjukkan ciri tersebut, baiknya kamu langsung membawa kucing ke dokter hewan agar segera mendapat pengobatan yang tepat.

Gangguan pencernaan

Sama seperti manusia, kucing juga menghasilkan cairan asam di lambungnya, dan apabila terlambat makan, gas ini juga akan menumpuk di perut yang mengakibatkan iritasi.

Salah satu ciri kucing sakit yang mengalami gangguan pencernaan adalah muntah busa. Biasanya busa ini berwarna kuning atau putih.

Jika dokter mendiagnosa ciri tersebut sebagai gangguan pencernaan, biasanya akan disarankan untuk memberikan makan dalam porsi kecil untuk kucing.

Sindrom iritasi usus

Kucing yang mengalami radang usus biasanya akan mengami diare dan dekompensasi kronis. Selain itu, ciri yang paling umum adalah muntah busa.

Jika ciri tersebut sudah muncul, bawa kucingmu ke dokter hewan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Diabetes

Apabila kucing terlihat mulai kehilangan berat badan, sering buang air kecil, tapi sering minum, bisa jadi mereka terkena diabetes. Jika kamu menemukan ciri tersebut, segera bawa kucing ke dokter hewan.

Penanganan yang diberikan biasanya tergantung pada tingkat keparahan diabetes. Salah satu pengobatan akan dilakukan dengan terapi insulin atau penetapan pola makan sederhana.

Parasit

Jika anak kucing sering kali muntah padahal belum pernah diberi obat cacing, besar kemungkinan mereka terkena infeksi parasite. Dokter hewan biasanya akan memeriksa sampel kotoran kucing untuk menentukan resep pengobatannya.

Pankreatitis

Selain menyerang anjing dan manusia, penyakit satu ini juga bisa ditemukan pada kucing.

Pankreatitis biasanya akan dibaregi dengan penyakit lain, seperti diabetes, gastrointestinal, dan penyakit hati.

Demikian 10 penyebab kucing muntah beserta cara penanganannya. Sebagai sesama makhluk hidup, ada baiknya sebagai pemilik, kita juga berusaha memahami kucing dan mengalami perubahan-perubahan yang terjadi pada kucing peliharaan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Sumber

Link to post
Share on other sites

Komentar

Isi komentar anda sebelum mendaftar. Jika anda sudah mendaftar, ->login<- sekarang untuk mengomentari menggunakan akun anda.

Guest
Komentari...

×   Pasted as rich text.   Paste as plain text instead

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Draft konten dipulihkan..   Hapus draft

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.