Jump to content
FJB - Forum Jual Beli Indonesia

Pendapatan Menurun, Laba Astra Rontok 12% Jadi Rp 14 T


Recommended Posts

Jakarta -

PT Astra International Tbk (ASII) mencatat laba bersih turun 12% menjadi Rp 14,03 triliun pada periode 9 bulan pertama tahun ini, dari periode yang sama tahun lalu Rp 15,86 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III-2020 yang diterima detikcom, Senin (26/10/2020), laba Astra turun karena pendapatan perusahaan juga minus 26% hingga kuartal III-2020 ini. Pendapatan Astra turun menjadi Rp 130,34 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp 177,04 triliun.

Manajemen Astra mengatakan laba bersih Astra menurun 49% menjadi Rp 8,2 triliun. Hal itu disebabkan utamanya karena penurunan kinerja divisi otomotif, alat berat dan pertambangan, dan jasa keuangan, yang disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19 dan langkah-langkah penanggulangannya.

Nilai aset bersih per saham pada 30 September 2020 sebesar Rp 3.822 atau meningkat 5% dari nilai aset bersih per saham pada 31 Desember 2019.

"Laba bersih Grup pada kuartal III-2020 meningkat dibandingkan dengan kuartal
kedua, didukung oleh segmen Otomotif dan Agribisnis. Namun demikian, kinerja operasional dari sebagian besar segmen bisnis masih tertekan secara signifikan," kata Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro dalam keterangan resmi.

Laba bersih segmen otomotif Grup menurun 70% menjadi Rp1,8 triliun, yang mencerminkan penurunan volume penjualan yang signifikan. Meski begitu, segmen otomotif Grup diklaim mencatatkan keuntungan kembali setelah adanya pelonggaran aktivitas yang menyebabkan penutupan sementara pabrik dan dealer pada kuartal II-2020.

Di sektor otomotif, tercatat penjualan mobil nasional menurun 51% menjadi 372.000 unit pada sembilan bulan pertama tahun 2020. Penjualan mobil Astra pada periode tersebut menurun 51% menjadi 192.400 unit, dengan pangsa pasar stabil sebesar 52%.

Pada kuartal III-2020, penjualan mobil Astra meningkat menjadi 53.000 unit, dari 9.700 unit pada kuartal II-2020. Penjualan sepeda motor secara nasional menurun 42% menjadi 2,9 juta unit pada sembilan bulan pertama tahun 2020.

(dna/dna)

Sumber

Link to post
Share on other sites

Komentar

Isi komentar anda sebelum mendaftar. Jika anda sudah mendaftar, ->login<- sekarang untuk mengomentari menggunakan akun anda.

Guest
Komentari...

×   Pasted as rich text.   Paste as plain text instead

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Draft konten dipulihkan..   Hapus draft

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

×
×
  • Create New...