bot
Moderators-
Jumlah Konten
130.021 -
Bergabung
-
Kunjungan terakhir
Never
Content Type
Profiles
Forums
ARTIKEL
Store
Downloads
Calendar
Blogs
Galeri
Classifieds
Videos
Applications
Iklan
Collections
Direktori Bisnis
Photo Competition
Everything posted by bot
-
Jakarta - Bagi para muslim, 10 hari terakhir di bulan Ramadhan adalah hal yang paling krusial, sebab di sanalah malam Lailatul Qadar berada. Kita tidak pernah tahu kapan pastinya, karena itu melakukan amalan sebaik-baiknya harus dilakukan dan -- dengan kemajuan teknologi deretan aplikasi ini bisa membantu sebagai reminder untuk berbuat kebaikan. Berikut ini sejumlah aplikasi yang dapat kamu manfaatkan untuk mengejar Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan: 1. Waktu Solat -Kiblat, Azan, Doa Aplikasi ini terbilang cukup lengkap, selain ada fitur untuk menghitung dzikir, menghitung zakat, ada juga panduan untuk melaksanakan salat sunnah seperti Tahajjud, Witir, hingga salat Taubat. Ada juga reminder azan yang bisa mengingatkan kamu untuk bangun dan segera menunaikan salat. Rating-nya di Google Play Store pun terbilang baik dengan 4,5 dari 78 ribu reviewers. 2. umma - #1 Muslim Application for Ramadhan Hal terpenting dari mencari malam Lailatul Qadar adalah orang yang tenang hatinya dan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Dengan aplikasi ini, kamu akan diingatkan untuk salat (bahkan ada 'presensi atau absen' untuk memantau). Selain itu ada juga video-video bertemakan Islam yang dibagikan dari pihak aplikasi, sesi QnA dengan ustaz, dan tentu saja fitur Al-Qur'an yang dilengkapi terjemahan dalam bahasa Indonesia. Bisa dibilang, ini pun bisa jadi 'medsos sehat' selama bulan Ramadhan. 3. Muslim Pro - Ramadan 2020 Muslim Pro bisa dibilang salah satu aplikasi dedengkot sejak dirilis pada April 2011 dan sudah di-download sebanyak 50 juta lebih di Google Play Store. Fitur di sini pun cukup lengkap dengan catatan selama Ramadhan (apakah sudah salat, apakah berpuasa, dll), azan tentunya, membantu menghitung dzikir, bahkan pengingat untuk membaca ayat-ayat Qur'an yang indah. Al-Qur'an yang ada pada aplikasi ini juga bisa memutar audio dan ketika membuka beranda, kerap muncul hadist atau doa yang dituliskan baik dari pihak aplikasi atau komunitas. 4. Till Khatam - Quran Tracker Dengan desain yang menggemaskan, Till Khatam - Quran Tracker bisa jadi teman kamu untuk lebih dekat dengan Al-Qur'an. Kamu bisa memasang tujuan kapan kamu akan khatam Al-Qur'an dan mencatat progres yang kamu sudah lakukan. Ada beberapa saran jumlah halaman yang bisa kamu baca demi mencapai khatam di akhir Bulan Suci. Simak Video "Iran Membuka Masjid Khusus di Malam Lailatul Qadr" [==] (ask/ask) Sumber
-
Follow detikFinance Sabtu, 16 Mei 2020 23:25 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Jakarta - Kondisi jalan perbatasan NTT-Timor Leste yang di kenal sebagai Sabuk Merah Sektor Timur dari Belu hingga Malaka, terus ditingkatkan. Foto 1 dari 4 Kementerian PUPR terus meningkatkan kondisi Jalan perbatasan NTT yang berbatasan dengan Timor Leste yang dikenal sebagai Sabuk Merah Sektor Timur dari Belu hingga Malaka/Foto: Dok. Kementerian PUPR Baca Juga detikOto 'Lalu Lintas Saat Larangan Mudik Bisa Lebih Turun Lagi' detikOto Selama PSBB, Lalu Lintas di Jalan Non-Tol Turun Hingga 89% detikTravel Durasi Puasa Indonesia Tersingkat Kedua di Asia detikNews Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menyapu Jalan di Madagaskar detikNews Sopiri 7 WN Timor Leste Positif Corona, Rapid Test 2 Sopir di NTT Negatif detikNews Kisah Pemprov NTT 18 Hari Cari 2 WNI Sopiri 7 WN Timor Leste Positif Corona Wolipop Digosipkan Cerai, Lihat Gaya KD Pamer Baju Produk Usaha Milik Suami detikNews Saat KRI Usman Harun Antar Pesan Diplomasi ke Timor Leste Sumber
-
Follow detikFinance Sabtu, 16 Mei 2020 23:25 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Jakarta - Kondisi jalan perbatasan NTT-Timor Leste yang di kenal sebagai Sabuk Merah Sektor Timur dari Belu hingga Malaka, terus ditingkatkan. Foto 1 dari 4 Kementerian PUPR terus meningkatkan kondisi Jalan perbatasan NTT yang berbatasan dengan Timor Leste yang dikenal sebagai Sabuk Merah Sektor Timur dari Belu hingga Malaka/Foto: Dok. Kementerian PUPR Baca Juga detikOto 'Lalu Lintas Saat Larangan Mudik Bisa Lebih Turun Lagi' detikOto Selama PSBB, Lalu Lintas di Jalan Non-Tol Turun Hingga 89% detikTravel Durasi Puasa Indonesia Tersingkat Kedua di Asia detikNews Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menyapu Jalan di Madagaskar detikNews Sopiri 7 WN Timor Leste Positif Corona, Rapid Test 2 Sopir di NTT Negatif detikNews Kisah Pemprov NTT 18 Hari Cari 2 WNI Sopiri 7 WN Timor Leste Positif Corona Wolipop Digosipkan Cerai, Lihat Gaya KD Pamer Baju Produk Usaha Milik Suami detikNews Saat KRI Usman Harun Antar Pesan Diplomasi ke Timor Leste Sumber
-
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti proses penyaluran bantuan di tangah pandemi COVID-19. Kedua bantuan itu adalah BST atau bantuan sosial tunai dan bantuan langsung tunai atau BLT desa. Kedua bantuan tersebut sebesar Rp 600 ribu per bulan, yang dikucurkan selama 3 bulan berturut-turut. Apa sebenarnya yang membuat Jokowi memberikan perhatian khusus pada BLT desa dan BST? "Sampai saat ini saya melihat di masyarakat masih terjadi riuh rendah karena tidak mendapatkan BLT Desa dan Bansos Tunai. Perlu saya sampaikan bahwa sampai hari ini BLT Desa yang tersalurkan ke masyarakat baru 15 persen, artinya masih ada 85 persen yang belum diterima oleh masyarakat. Kemudian juga untuk Bansos Tunai ini juga baru kurang lebih 25 persen yang diterima oleh masyarakat, sehingga masih ada 75 persen yang belum diterima," jelas Jokowi saat menyampaikan pernyataannya dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/5/2020), dikutip dari presidenri.go.id. Oleh sebab itu, Jokowi langsung memerintahkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Juliari P. Batubara, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar untuk mempercepat proses penyaluran BLT Desa maupun Bansos Tunai. Presiden ingin agar prosedur penyaluran bansos tersebut disederhanakan. "Dengan cara menyederhanakan prosedurnya, memotong prosedurnya, sehingga masyarakat segera menerima bantuan sosial ini baik itu BLT Desa maupun Bansos Tunai. Masyarakat saya harapkan juga menanyakan terus kepada RT, RW, atau kepala desa," tegas Jokowi. Sebagai informasi, pandemi Covid-19 telah membuat pemerintah memberikan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut terdiri atas penggratisan listrik untuk pelanggan 450VA dan juga diskon 50 persen untuk pelanggan 900VA bersubsidi, bantuan Kartu Sembako untuk 20 juta penerima, Program Keluarga Harapan yang diberikan kepada 10 juta keluarga, BLT Desa, dan BST. Simak Video "Jokowi Minta Prosedur Penyaluran BLT Dipercepat" [==] (das/hns) Sumber
-
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti proses penyaluran bantuan di tangah pandemi COVID-19. Kedua bantuan itu adalah BST atau bantuan sosial tunai dan bantuan langsung tunai atau BLT desa. Kedua bantuan tersebut sebesar Rp 600 ribu per bulan, yang dikucurkan selama 3 bulan berturut-turut. Apa sebenarnya yang membuat Jokowi memberikan perhatian khusus pada BLT desa dan BST? "Sampai saat ini saya melihat di masyarakat masih terjadi riuh rendah karena tidak mendapatkan BLT Desa dan Bansos Tunai. Perlu saya sampaikan bahwa sampai hari ini BLT Desa yang tersalurkan ke masyarakat baru 15 persen, artinya masih ada 85 persen yang belum diterima oleh masyarakat. Kemudian juga untuk Bansos Tunai ini juga baru kurang lebih 25 persen yang diterima oleh masyarakat, sehingga masih ada 75 persen yang belum diterima," jelas Jokowi saat menyampaikan pernyataannya dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/5/2020), dikutip dari presidenri.go.id. Oleh sebab itu, Jokowi langsung memerintahkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sosial Juliari P. Batubara, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar untuk mempercepat proses penyaluran BLT Desa maupun Bansos Tunai. Presiden ingin agar prosedur penyaluran bansos tersebut disederhanakan. "Dengan cara menyederhanakan prosedurnya, memotong prosedurnya, sehingga masyarakat segera menerima bantuan sosial ini baik itu BLT Desa maupun Bansos Tunai. Masyarakat saya harapkan juga menanyakan terus kepada RT, RW, atau kepala desa," tegas Jokowi. Sebagai informasi, pandemi Covid-19 telah membuat pemerintah memberikan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut terdiri atas penggratisan listrik untuk pelanggan 450VA dan juga diskon 50 persen untuk pelanggan 900VA bersubsidi, bantuan Kartu Sembako untuk 20 juta penerima, Program Keluarga Harapan yang diberikan kepada 10 juta keluarga, BLT Desa, dan BST. Simak Video "Jokowi Minta Prosedur Penyaluran BLT Dipercepat" [==] (das/hns) Sumber
-
Semarang - Menteri BUMN Erick Thohir memantau penerapan pembatasan perjalanan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Ia mengapresiasi adanya kursi tunggu agar tidak terjadi desak-desakan. Erick didampingi Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Dendi T. Danianto saat meninjau bandara tersebut. Ia memantau mulai dari pemeriksaan dengan thermal scan di exhibition hall kemudian menuju ke area pemeriksaan kesehatan dan verifikasi kelengkapan dokumen calon penumpang yang akan berangkat. Di area kedatangan internasional, dilaksanakan pemeriksaan kesiapan pihak bandara dalam penerapan pembatasan perjalanan orang dalam rangka penanganan COVID-19 dan dalam melayani penerbangan repatriasi atas pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Kuala Lumpur ke Indonesia dan pemulangan WNA Malaysia dari Indonesia ke Kuala Lumpur pada tanggal 18 sampai 23 Mei 2020 mendatang. "Saya sangat mengapresiasi kinerja para petugas Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyiapkan operasional penerbangan pada masa pembatasan perjalanan orang ini dan juga pada rencana penerbangan repatriasi," jelas Erick seperti dikutip dalam siaran pers yang diperoleh detikcom, Sabtu (16/5/2020). Erick juga memuji adanya kursi tunggu di koridor kedatangan internasional untuk mengantisipasi terjadinya antrean. Selain itu menurutnya Pengaturan jadwal penerbangan juga sudah bagus. "Hal tersebut dapat dilihat dari telah disediakannya kursi tunggu guna mengantisipasi antrean sebelum Pekerja Migran Indonesia (PMI) melakukan rapid test COVID-19 di koridor kedatangan internasional. Selain itu, pengaturan jadwal penerbangan satu dan lainnya serta alur penumpang di bandara juga telah diperhatikan guna menghindari adanya penumpukan antrean di bandara," ujarnya. Klik halaman selanjutnya. Sumber
-
Semarang - Menteri BUMN Erick Thohir memantau penerapan pembatasan perjalanan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Ia mengapresiasi adanya kursi tunggu agar tidak terjadi desak-desakan. Erick didampingi Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Dendi T. Danianto saat meninjau bandara tersebut. Ia memantau mulai dari pemeriksaan dengan thermal scan di exhibition hall kemudian menuju ke area pemeriksaan kesehatan dan verifikasi kelengkapan dokumen calon penumpang yang akan berangkat. Di area kedatangan internasional, dilaksanakan pemeriksaan kesiapan pihak bandara dalam penerapan pembatasan perjalanan orang dalam rangka penanganan COVID-19 dan dalam melayani penerbangan repatriasi atas pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Kuala Lumpur ke Indonesia dan pemulangan WNA Malaysia dari Indonesia ke Kuala Lumpur pada tanggal 18 sampai 23 Mei 2020 mendatang. "Saya sangat mengapresiasi kinerja para petugas Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyiapkan operasional penerbangan pada masa pembatasan perjalanan orang ini dan juga pada rencana penerbangan repatriasi," jelas Erick seperti dikutip dalam siaran pers yang diperoleh detikcom, Sabtu (16/5/2020). Erick juga memuji adanya kursi tunggu di koridor kedatangan internasional untuk mengantisipasi terjadinya antrean. Selain itu menurutnya Pengaturan jadwal penerbangan juga sudah bagus. "Hal tersebut dapat dilihat dari telah disediakannya kursi tunggu guna mengantisipasi antrean sebelum Pekerja Migran Indonesia (PMI) melakukan rapid test COVID-19 di koridor kedatangan internasional. Selain itu, pengaturan jadwal penerbangan satu dan lainnya serta alur penumpang di bandara juga telah diperhatikan guna menghindari adanya penumpukan antrean di bandara," ujarnya. Klik halaman selanjutnya. Sumber
-
Jakarta - Belum genap satu bulan berselang di masa pandemi COVID-19 ini, Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan aktivitas ekspor ikan kerapu ke Hongkong melalui PT Putri Ayu Jaya tepatnya check point di Sedanau, Bunguran Barat. "Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang selalu berupaya membantu kami, sehingga aktivitas ekspor ini dapat terus berjalan lancar meskipun dalam situasi sulit di tengah pandemi COVID-19," ujar Eko Prihananto pemilik PT Putri Ayu Jaya, Sabtu (16/5/2020). Eko mengatakan melalui surat permohonan yang telah dikirimkan oleh KKP kepada gugus tugas percepatan penanganan COVID-19, sehingga dapat memberikan kelancaran distribusi dan menyerap hasil panen ikan kerapu kami untuk memenuhi permintaan negara tujuan ekspor. Melalui jalur laut, aktivitas ekspor ikan kerapu ke Hongkong dapat kembali dilakukan tanggal 11-12 Mei 2020 kemarin dengan kapasitas ekspor mencapai 17,3 ton atau senilai USD $ 103.872. Aktifitas ekspor sebelumnya senilai USD $ 93.984, sehingga selama pandemi ini, nilai ekspor kerapu dari Kabupaten Natuna sebanyak USD $ 197.856 atau Rp 2,9 milyar lebih. Aktivitas ekspor ikan kerapu ini menggunakan 2 buah kapal berbendera Hongkong yakni kapal MV. Cheung Kam Wah dan Cheng Wai Hing. Kedua kapal tersebut sudah mendapat izin dari KKP dan surat karantina dari kantor kesehatan pelabuhan Sedanau. Aktivitas ekspor tersebut selain dihadiri petugas dari KKP dan Karantina Pelabuhan juga dihadiri Syahbandar Sedanau, Bea dan Cukai, Imigrasi dan TNI AL. Dengan mengantongi beberapa izin yang diperlukan, kedua kapal tersebut dikatakan sudah memenuhi prosedur untuk mengangkat kerapu hidup dan telah menjalani masa karantina selama 14 hari serta telah melengkapi administrasi keimigrasian. Ikan kerapu hasil panen yang diserap untuk memenuhi permintaan ekspor ini tersebar di beberapa kecamatan diantaranya kecamatan Bunguran Barat, Bunguran Timur, Midai, Serasan, Pulau Tiga, Pulau Laut dan Subi. "Posisi Natuna sangat strategis karena dekat dengan negara tujuan ekspor sehingga dapat memenuhi permintaan restoran-restoran dari Hongkong, yang saat ini beberapa telah dibuka kembali. Dari aktifitas ekspor tersebut dapat mendongkrak ekonomi masyarat pembudidaya Kabupaten Natuna di masa yang sulit ini," ungkap Eko. Sementara itu Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto menjelaskan bahwa kinerja ekspor ikan kerapu di tengah pandemi ini bisa terus berjalan dengan lancar apabila semua pihak yang terkait bisa saling koordinasi dan bersinergi. "Dari informasi yang kami peroleh, saat ini beberapa restoran di Hongkong dan China telah dibuka kembali dan permintaan ikan kerapu dari negara tujuan ekspor sudah mulai rutin, artinya kinerja ekspor ikan kerapu juga akan mulai kembali normal. Dengan potensi budidaya ikan kerapu di Kabupaten Natuna dan posisinya dekat dengan Hongkong, maka akan meningkatkan kinerja ekspor, tentunya secara bersamaan akan menaikkan devisa negara di tengah menurunnya pendapatan negara dari ekspor sekarang ini," jelas Slamet. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna, Zakiman mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut baik aktivitas ekspor kerapu ini, asalkan dengan tetap memperhatikan protokol atau Standar Operasional Prosedur Pencegahan Virus COVID-19 yang telah ditetapkan. "Aktivitas ekspor ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten Natuna di tengah pandemi ini, apalagi sebentar lagi menjelang Hari Raya Idul Fitri, tentu ini momen sangat pas sekali," ujar Zakiman. Simak Video "Perdagangan Luar Negeri China Dihantam Pandemi Corona" [==] (mpr/hns) Sumber
-
Jakarta - Belum genap satu bulan berselang di masa pandemi COVID-19 ini, Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau kembali melakukan aktivitas ekspor ikan kerapu ke Hongkong melalui PT Putri Ayu Jaya tepatnya check point di Sedanau, Bunguran Barat. "Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang selalu berupaya membantu kami, sehingga aktivitas ekspor ini dapat terus berjalan lancar meskipun dalam situasi sulit di tengah pandemi COVID-19," ujar Eko Prihananto pemilik PT Putri Ayu Jaya, Sabtu (16/5/2020). Eko mengatakan melalui surat permohonan yang telah dikirimkan oleh KKP kepada gugus tugas percepatan penanganan COVID-19, sehingga dapat memberikan kelancaran distribusi dan menyerap hasil panen ikan kerapu kami untuk memenuhi permintaan negara tujuan ekspor. Melalui jalur laut, aktivitas ekspor ikan kerapu ke Hongkong dapat kembali dilakukan tanggal 11-12 Mei 2020 kemarin dengan kapasitas ekspor mencapai 17,3 ton atau senilai USD $ 103.872. Aktifitas ekspor sebelumnya senilai USD $ 93.984, sehingga selama pandemi ini, nilai ekspor kerapu dari Kabupaten Natuna sebanyak USD $ 197.856 atau Rp 2,9 milyar lebih. Aktivitas ekspor ikan kerapu ini menggunakan 2 buah kapal berbendera Hongkong yakni kapal MV. Cheung Kam Wah dan Cheng Wai Hing. Kedua kapal tersebut sudah mendapat izin dari KKP dan surat karantina dari kantor kesehatan pelabuhan Sedanau. Aktivitas ekspor tersebut selain dihadiri petugas dari KKP dan Karantina Pelabuhan juga dihadiri Syahbandar Sedanau, Bea dan Cukai, Imigrasi dan TNI AL. Dengan mengantongi beberapa izin yang diperlukan, kedua kapal tersebut dikatakan sudah memenuhi prosedur untuk mengangkat kerapu hidup dan telah menjalani masa karantina selama 14 hari serta telah melengkapi administrasi keimigrasian. Ikan kerapu hasil panen yang diserap untuk memenuhi permintaan ekspor ini tersebar di beberapa kecamatan diantaranya kecamatan Bunguran Barat, Bunguran Timur, Midai, Serasan, Pulau Tiga, Pulau Laut dan Subi. "Posisi Natuna sangat strategis karena dekat dengan negara tujuan ekspor sehingga dapat memenuhi permintaan restoran-restoran dari Hongkong, yang saat ini beberapa telah dibuka kembali. Dari aktifitas ekspor tersebut dapat mendongkrak ekonomi masyarat pembudidaya Kabupaten Natuna di masa yang sulit ini," ungkap Eko. Sementara itu Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto menjelaskan bahwa kinerja ekspor ikan kerapu di tengah pandemi ini bisa terus berjalan dengan lancar apabila semua pihak yang terkait bisa saling koordinasi dan bersinergi. "Dari informasi yang kami peroleh, saat ini beberapa restoran di Hongkong dan China telah dibuka kembali dan permintaan ikan kerapu dari negara tujuan ekspor sudah mulai rutin, artinya kinerja ekspor ikan kerapu juga akan mulai kembali normal. Dengan potensi budidaya ikan kerapu di Kabupaten Natuna dan posisinya dekat dengan Hongkong, maka akan meningkatkan kinerja ekspor, tentunya secara bersamaan akan menaikkan devisa negara di tengah menurunnya pendapatan negara dari ekspor sekarang ini," jelas Slamet. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna, Zakiman mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna menyambut baik aktivitas ekspor kerapu ini, asalkan dengan tetap memperhatikan protokol atau Standar Operasional Prosedur Pencegahan Virus COVID-19 yang telah ditetapkan. "Aktivitas ekspor ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten Natuna di tengah pandemi ini, apalagi sebentar lagi menjelang Hari Raya Idul Fitri, tentu ini momen sangat pas sekali," ujar Zakiman. Simak Video "Perdagangan Luar Negeri China Dihantam Pandemi Corona" [==] (mpr/hns) Sumber
-
Pengamat menilai dana kompensasi BUMN bisa menjadi solusi pertumbuhan ekonomi. == JAKARTA -- Ekonom Universitas Indonesia Toto Pranoto menyebut rencana pemerintah membayarkan dana kepada sejumlah BUMN merupakan langkah tepat guna memperbaiki ekonomi usai pandemi Covid-19. Dia mengatakan, langkah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2020 dapat menggerakkan sektor prekonomian nasional. "Saya kira itu merupakan langkah terobosan supaya BUMN strategis, seperti PLN dan HK, maupun BUMN enabler sebagai penggerak ekonomi masyarakat bawah, dapat terus bergerak menumbuhkan perekonomian sekaligus melayani kebutuhan hajat hidup publik," kata Toto dalam keterangan di Jakarta, Jum’at (15/5). Dia mengatakan, BUMN perlu untuk terus bisa bertumbuh sebagai sektor yang ikut menjadi penopang roda perkonomian nasional. Menurutnya, langkah pemerintah untuk mencairkan hutangnya kepada BUMN akan menjadi salah satu alternatif di tengah kondisi krisis saat ini. Kendati, dia mengatakan, BUMN harus memanfaatkan semaksimal mungkin dana kompensasi yang telah cair tersebut. Dia melanjutkan, hal itu agar selaras dengan aksi korporasi yang juga efektif dan tepat sasaran. "Perlu monitoring saja supaya eksekusi corporate actions-nya tepat sasaran," katanya. Menurut Toto, akibat pandemi Covid-19 sejumlah sektor industri, terutama sektor transportasi sangat terpukul. Begitu juga, sambung dia, BUMN yang bergerak di bidang transportasi dan perhubungan. Dia mengatakan, pembayaran kompensasi dari pemerintah itu adalah hal yang sudah dinantikan BUMN yang selama ini mensubsidi kebutuhan publik seperti PLN dan Pertamina. Lanjutnya, dana itu akan memperkuat arus kas yang melambaat akibat pandemi dan penurunan daya beli. Selain dana kompensasi, pemerintah juga memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) pada sejumlah industri yang paling terdampak covid-19. PNM dialokasikan pada sejumlah BUMN infrastruktur seperti PT Hutama Karya maupun untuk pembiayaan bagi UMKM. Toto juga menilai, PMN bagi BUMN yang sedang menggarap sejumlah proyek strategis sangat penting. Dia mengatakan, sebab selama ini proyek strategis yang dibangun menghasilkan multiplier effect yang akan menggerakkan perkekonomian masyarakat. Misalnya seperti proyek infrastruktur yang akan menyerap banyak pekerjaan bagi masyarakat. Dia mnegatakan, di sisi lain, sektor swasta yang selama ini menjadi rekanan juga akan ikut tumbuh. Menurutnya, jika proyek tersebut berhenti maka roda ekonomi yang lain pun berhenti. Selain itu, sambung dia, jika infrastruktur berhenti maka jalur logistik yang sangat vital bagi masyarakat juga bisa terganggu. "Karenanya, PMN bagi sektor infrastruktur sangat penting sebagai bagian dari stimulus Covid-19," katanya. Toto menilai PMN bagi perusahaan infrtastruktur adalah bagian dari usaha efektif pemerintah mencegah dampak luas Covid-19. Dia mengatakan, bagi HK sebagai proyek strategis Jalan Tol Sumatra, injeksi PMN ini akan membantu bergulirnya ekonomi kawasan karena kesempatan tumbuhnya lapangan kerja selama pandemi. Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meneken Peraturan Pemerintah (PP) soal pemulihan ekonomi nasional (PEN) pascapandemi virus Covid-19. Dalam program PEN ini, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menerima dana kompensasi sebesar Rp 152,15 triliun. Sumber
-
Semarang - Menteri BUMN Erick Thohir bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk menyerahkan bantuan alat kesehatan. Keduanya juga membahas penanganan dampak pandemi pada UKM. "Setelah kesehatan dan sosial, saat ini kami sudah mulai fokus pada ekonomi. Sebab, mau tidak mau ekonomi harus disiapkan skenario-skenario untuk bisa bangkit usai covid-19 ini," kata Ganjar saat ditemui Erick di rumah dinasnya, Semarang, Sabtu (16/5/2020). Ganjar menjelaskan kepada Erick kini sedang menyiapkan skenario APBD 2021 untuk APBD Pertolongan. Anggaran akan digunakan untuk menolonv berbagai sektor salah satunya sektor ekonomi. "Kami juga sudah bekerjasama dengan sejumlah e-Commerce raksasa nasional untuk keperluan pelatihan dan kerjasama lainnya. Tapi kami masih kesulitan soal permodalan, maka dalam kesempatan baik ini, kami berharap ada perusahaan-perusahaan BUMN yang bisa membantu kami mengembangkan sektor ini," jelas Ganjar Ganjar juga diharapkan bisa membuka akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membantu industri kecil. Erick Tohir sepakat dengan hal itu menurut ya UKM perlu mendapat perhatian. "Saya sangat setuju, karena dilihat kondisi hari ini dibandingkan sebelumnya, semuanya terdampak. UKM ini memang menjadi prioritas, karena mayoritas UKM menyerap tenaga kerja cukup besar dibanding koorporasi lainnya. Ini harus diprioritaskan," kata Erick. Erick menjelaskan, selama masa pandemi ini bank BUMN sudah melakukan restrukturisasi hampir Rp 120 triliun yang di dalamnya termasuk untuk UKM. "Bank-bank BUMN sudah restrukturisasi hampir Rp 120 triliun untuk UKM dan lain-lain, itu sudah berjalan. Apa sudah cukup?" tegasnya. "Maka kami sudah rapat dengan Menko dan lainnya untuk membahas banyak hal, termasuk suply chain kesehatan yang kemungkinan dibangun di Jawa Tengah, termasuk pemanfaatan lahan PTPN dan Perhutani untuk kebutuhan pangan," sambung Erick. Erick menambahkan, saat ini BUMN juga terkena dampak dari Pandemi COVID-19 atau Corona. Bahkan hanya 10 persen yang tidak terkena dampaknya. "Akan kami petakan BUMN mana yang kuat. Dengan kejadian COVID, 90 perden BUMN terdampak, hanya 10 persen yang tidak, seperti misalnya Telkom dan pertambangan," ujarnya. Simak Video "Erick Thohir: Banyak Pihak Swasta Akali BUMN!" [==] (alg/hns) Sumber
-
Semarang - Menteri BUMN Erick Thohir bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk menyerahkan bantuan alat kesehatan. Keduanya juga membahas penanganan dampak pandemi pada UKM. "Setelah kesehatan dan sosial, saat ini kami sudah mulai fokus pada ekonomi. Sebab, mau tidak mau ekonomi harus disiapkan skenario-skenario untuk bisa bangkit usai covid-19 ini," kata Ganjar saat ditemui Erick di rumah dinasnya, Semarang, Sabtu (16/5/2020). Ganjar menjelaskan kepada Erick kini sedang menyiapkan skenario APBD 2021 untuk APBD Pertolongan. Anggaran akan digunakan untuk menolonv berbagai sektor salah satunya sektor ekonomi. "Kami juga sudah bekerjasama dengan sejumlah e-Commerce raksasa nasional untuk keperluan pelatihan dan kerjasama lainnya. Tapi kami masih kesulitan soal permodalan, maka dalam kesempatan baik ini, kami berharap ada perusahaan-perusahaan BUMN yang bisa membantu kami mengembangkan sektor ini," jelas Ganjar Ganjar juga diharapkan bisa membuka akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membantu industri kecil. Erick Tohir sepakat dengan hal itu menurut ya UKM perlu mendapat perhatian. "Saya sangat setuju, karena dilihat kondisi hari ini dibandingkan sebelumnya, semuanya terdampak. UKM ini memang menjadi prioritas, karena mayoritas UKM menyerap tenaga kerja cukup besar dibanding koorporasi lainnya. Ini harus diprioritaskan," kata Erick. Erick menjelaskan, selama masa pandemi ini bank BUMN sudah melakukan restrukturisasi hampir Rp 120 triliun yang di dalamnya termasuk untuk UKM. "Bank-bank BUMN sudah restrukturisasi hampir Rp 120 triliun untuk UKM dan lain-lain, itu sudah berjalan. Apa sudah cukup?" tegasnya. "Maka kami sudah rapat dengan Menko dan lainnya untuk membahas banyak hal, termasuk suply chain kesehatan yang kemungkinan dibangun di Jawa Tengah, termasuk pemanfaatan lahan PTPN dan Perhutani untuk kebutuhan pangan," sambung Erick. Erick menambahkan, saat ini BUMN juga terkena dampak dari Pandemi COVID-19 atau Corona. Bahkan hanya 10 persen yang tidak terkena dampaknya. "Akan kami petakan BUMN mana yang kuat. Dengan kejadian COVID, 90 perden BUMN terdampak, hanya 10 persen yang tidak, seperti misalnya Telkom dan pertambangan," ujarnya. Simak Video "Erick Thohir: Banyak Pihak Swasta Akali BUMN!" [==] (alg/hns) Sumber
-
Follow detikFinance Sabtu, 16 Mei 2020 21:30 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Jakarta - PLTGU Muara Karang merupakan salah satu tulang punggung listrik bagi Kota Jakarta. Foto 1 dari 4 Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Karang 400 - 500 MW yang dibangun WIKA Foto: Dok. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Baca Juga detikNews Bos WIKA Sabet Penghargaan Marketeer of The Year 2019 Sumber
-
Jakarta - Para admin Facebook bekerja keras sampai stress dalam mengawal konten negatif yang beredar setiap hari. Bagaimana dewan pengawas yang baru dibentuk melihatnya? Baru-baru ini, pengadilan memutuskan agar Facebook memberikan kompensasi uang untuk para admin yang mengalami stress karena terpapar konten negatif yang harus mereka bersihkan dari Facebook. Tugas admin memang berat luar biasa. Dengan 2,4 miliar pengguna, Facebook menghadapi masalah konten yang bisa melanggar HAM, pornografi, hoax, ujaran kebencian, terorisme, radikalisme dll. Artificial Intelligence dan 35 ribu admin di seluruh dunia tidak cukup untuk membendung itu semua. Itu sebabnya pada 7 Mei 2020, Facebook mengumumkan adanya Facebook Oversight Board. Mereka terdiri dari 20 anggota pakar independen dari seluruh dunia. Indonesia diwakili oleh wartawan senior Endy Bayuni. Dewan pengawas ini akan bekerja secara independen memantau konten Facebook. Mereka bertindak sebagai mahkamah banding untuk memutuskan nasib konten Facebook yang dilaporkan pengguna. Namun menurut Endy, mereka tidak bisa secara langsung membantu para mimin Facebook. Mimin Facebook adalah karyawan sedangkan Oversight Board adalah dewan independen yang merupakan perusahaan terpisah. "Oversight Board itu bukan karyawan Facebook, kita terpisah," kata Endy dalam wawancara dengan detikINET, Sabtu (16/5/2020). Namun secara tidak langsung, dewan pengawas di masa depan bisa memudahkan kerja pada mimin. Oversight Board memantau dan memberi keputusan untuk konten Facebook yang digugat pengguna. Hasil keputusan dewan ini harus dipatuhi Facebook dan jadi preseden untuk panduan konten di masa depan. "Admin itu masalah internal Facebook. Kita juga punya admin untuk menyortir kasus-kasus yang harus ditangani," kata Endy. Oversight Board berkantor di Washington DC, San Fransisco dan London. Anggota dewan berkerja secara online dan melakukan pertemuan berkala. Karena pandemi Corona, menurut Endy ke-20 anggota dewan belum pernah bertemu muka sejak diumumkan ke publik. "Kita butuh waktu sekitar 3 bulan, harus kenal 1 sama lain. Akhir September atau awal Oktober kita bisa mulai terima kasus," kata editor senior Jakarta Post ini. Simak Video "Pandemi Corona, Facebook Gaming Dirilis Lebih Cepat" [==] (fay/fay) Sumber
-
Peningkatan karena kebutuhan menjelang lebaran dan kesulitan ekonomi akibat corona. == BOGOR — Jumlah masyarakat yang menggandaikan barang ke pegadaian meningkat. Peningkatan ini diduga karena kebutuhan mendekati Idul Fitri, serta ekonomi yang sulit akibat pandemi corona. Salah satu pegadaian yang mengalami peningkatan omset adalah Pegadaian Cabang Juanda. Pimpinan Pegadaian Cabang Juanda, Muhammad Haikal, mengatakan sejak April 2020, omset di Pegadaian Cabang Juanda mengalami kenaikan omset sebesar 15 persen hingga 20 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Gerai Pegadaian yang dipimpin Haikal bisa mengeluarkan uang sebesar Rp 1 miliar hingga Rp 1,1 miliar per-hari. “Padahal kalau di hari normal, kami cuma keluarkan uang sekitar Rp 600 juta hingga Rp 650 juta per harinya,” kata Haikal, saat ditemui Republika, Jumat (15/5). Mereka yang menggadaikan barang rata-rata datang dari kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT), karyawan, pengusaha, dan pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Tak jarang ada pemilik UMKM yang usahanya mengalami kesulitan di tengah pandemi ini. Barang yang digadaikan di Pegadaian Cabang Juanda dominannya adalah perhiasan. Haikal mengatakan, di tengah kesulitan ekonomi saat ini jenis barang yang digadaikan pun bertambah. Selain logam mulia dan kendaraan bermotor, jumlah barang elektronik yang digadaikan juga meningkat. “Kendaraan bermotor yang digadaikan pun meningkat. Biasanya dalam per bulan masyarakat yang menggadaikan mobil ada 2-3 unit, sekarang meningkat jadi 5-6,” ujarnya. Selain mobil, jumlah motor yang digadaikan juga meningkat. Sekarang motor yang digadaikan bisa 10-15 unit dalam sebulan. Padahal dulu hanya sekitar 5 unit per-bulan. "Sebelumnya jumlah nasabah kami per-harinya hanya sekitar 70 orang, sekarang naik jadi 150,” papar Haikal. Sumber
-
Masyarakat Tolak Iuran BPJS Kesehatan Naik, Progres Tol Bengkulu
bot posted a topic in Berita Bisnis
Jakarta - Berita terpopuler detikFinance Sabtu (16/5/2020) masih seputar kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Kali ini menurut hasil polling detikcom, mayoritas masyarakat menolak keras iuran BPJS Kesehatan. Berbagai alasan penolakan disampaikan para pembaca detikcom, dan yang dominan adalah kondisi masyarakat saat ini sedang sudah karena wabah Corona. Selain soal iuran BPJS Kesehatan, berita terpopuler lainnya adalah tentang progres pembangunan tol pertama di Bengkulu. Seksi I tol tersebut, yaitu Bengkulu-Taba Penanjung sepanjang 17,6 kilometer sedang dalam proses pembangunan. Pengin tahu informasi selengkapnya? Baca 5 berita detikFinance terpopuler beriktu ini. (hns/dna) Sebelumnya Bos BPJS Kesehatan Jawab Kritikan Iuran Naik, THR PNS Cair Besok 1 / 6 Selanjutnya Hasil Polling: Masyarakat Tolak Iuran BPJS Kesehatan Naik Sumber -
Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani menilai ekonomi Indonesia saat saat masuk dalam kondisi sangat berat. Kondisi yang sangat berat ini diperkuat dengan jumlah pekerja yang dirumahkan maupun kena PHK mencapai jutaan orang. "Kalau dari Kemenkeu apabila yang dirumahkan sudah lebih dari 5,2 juta orang, ekonomi kita sudah sangat berat. Menurut Kemenkeu juga pertumbuhan ekonomi kita minus 0,,4%," kata Rosan dalam diskusi virtual, Sabtu (16/5/2020). Selain itu, Rosan mengatakan, pada kuartal I 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 2,97%. Sebuah angka yang membuat kaget banyak orang. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya pemerintah sempat merilis angka proyeksi ekonomi yakni di level 4,5%-4,7% namun jauh berbeda dengan angka realisasi. Rosan menyebut pada kuartal II 2020 Kadin memproyeksi ekonomi nasional akan lebih berat dibanding kuartal I 2020. Ekonomi Indonesia akan mengalami kontraksi 3-5%. "Angka dari kami kuartal II ini minus 3-5%, karena pertumbuhan ekonomi kita didominasi oleh konsumsi domestik sekitar 57%, investasi 32%, belanja pemerintah 7-8% dan sisanya ekspor impor. Sekarang yang terganggu itu konsumsi domestiknya," ujar dia. Menurut Rosan, padahal terganggunya konsumsi terjadi pada Maret di 2 minggu terakhir. Namun ini berdampak dahsyat pada konsumsi masyarakat dan menyebabkan perekonomian turun. "Kita saat ini memang masih dalam periode ketidakpastian dan kita belum tahu kapan secara pasti ini akan berakhir. Menurut WHO kita masih harus berdampingan dengan virus sampai vaksin ditemukan," ujarnya. Simak Video "BI Turunkan Suku Bunga, Ketua Umum Kadin Respon Positif" [==] (kil/hns) Sumber
-
Jakarta - Layanan video konferensi Zoom berencana untuk merekrut 500 engineer software (Insinyur perangkat lunak) untuk ditempatkan di pusat penelitian dan pengembangan baru di Phoenix dan Pittsburgh, Amerika Serikat. Perekrutan ini akan berjalan selama dalam waktu dua tahun ke depan. Serta memperluas tenaga kerja tekniknya sekitar 60 persen. Pemilihan lokasi baru tersebut dipilih karena Zoom melihat adanya lonjakan penggunaan yang besar selama pandemi COVID-19 dalam beberapa bulan terakhir ini. Dilansir detiKINET dari Reuters, saat ini sebagian besar engineer Zoom berbasis di San Jose dan China. Kepala Perwakilan Zoom, Kelly Steckelberg mengatakan bahwa perusahaannya memang sedang mencari kantor di dekat Arizona State University dan Carnegie Mellon University. mereka berharap berharap dapat menjaring insinyur lulusan dari dua universitas tersebut. "Hari ini, sebagian besar staf teknik kami yang berbasis di AS berada di San Jose, jadi ini akan menjadi peluang yang sangat bagus untuk memperluas basis bakat kami di seluruh AS," katanya. Steckelberg mengatakan perekrutan ini akan segera dimulai setidaknya hingga bulan September, dan nantinya insinyur baru ini akan bekerja dari rumah. Ia juga menambahkan, lokasi baru ini juga akan memberikan Zoom kemampuan untuk merekrut insinyur yang ragu untuk pindah ke Silicon Valley mengingat biaya hidup yang tinggi di mana nilai rumah rata-rata di San Jose adalah lebih dari USD 1 juta, menurut data dari Zillow. Simak Video "Daftar Negara dan Lembaga yang Larang Penggunaan Zoom" [==] (jsn/fay) Sumber
-
Official Music Video Title : Tekan Semene Artist : Happy Asmara Songwritter : Hasan Aftershine Arr : Samiremen Album : Single Copyright © 2020 Milady Record. All rights reserved. YouTube channel managed by MusicYes Digital Distribution Fully YouTube Certified Join MusicYes https://musicyess.com/Account/Register #HappyAsmara #TekanSemene #Dangdut
-
Follow detikFinance Sabtu, 16 Mei 2020 19:52 WIB Foto Bisnis Istimewa - detikFinance Jakarta - Kementerian PUPR membeli 10 ribu ton karet langsung dari petani demi membantu bertahan hidup di tengah Corona. Karet dicampur aspal untuk memperkuat jalan. Foto 1 dari 4 Sebagai upaya memitigasi dampak pandemi COVID-19, Kementerian PUPR telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk membeli 10 ribu ton karet langsung dari petani.Foto: Dok.Kementerian PUPR Baca Juga detikFood Hobi Pecahkan Telur dan Semangka Pakai Karet Gelang, Pria Ini Jadi Viral detikNews Cerita Pengusaha India Senangi Karet Asal Indonesia detikOto Aspal Jalanan Inggris Bakal Dibuat dari Ban Bekas detikNews Mesranya Jokowi-Iriana Gandengan di Hutan Karet Sumsel detikNews Bertemu Petani Karet di Sumsel, Jokowi Didoakan Terpilih Lagi detikNews Janji Stabilkan Harga Karet Bila Terpilih, Sandiaga: Petani Prioritas detikNews Momen Mesra Jokowi-Iriana Gandengan di Hutan Karet Sumber
-
KB Kookmin tercatat sebagai pemegang saham terbesar kedua Bank Bukopin == JAKARTA -- KB Kookmin Bank menyatakan akan menambah modal Bank Bukopin melalui Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) yang rencananya dilaksanakan pada akhir semester I Tahun 2020. KB Kookmin Bank saat ini tercatat sebagai pemegang saham terbesar kedua Bank Bukopin dengan kepemilikan saham 22 persen. Bank yang menjadi grup finansial terbesar di Korea Selatan itu menjadi stand by buyer pada Penawaran Umum Terbatas IV Bank Bukopin ditahun 2018. Direktur Manajemen Risiko Bank Bukopin (yang ditunjuk oleh KB Kookmin Bank) Jong Hwan Han, menyebutkan, KB Kookmin Bank memiliki keinginan kuat untuk mendukung penambahan modal Bank Bukopin di tahun 2020, sebagai upaya pemegang saham untuk memperkuat permodalan bank dan membantu pengembangan bisnis ke depannya. Saat ini, KB sedang dalam tahap persiapan final secara internal termasuk menyediakan dana pada escrow account untuk keperluan PUT V Bank Bukopin. Kedepannya KB Kookmin Bank juga membuka kemungkinan menambah modal di Bank Bukopin melalui skema lainnya. Sebelumnya, Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo mengatakan, proses Rights Issue saat ini telah memasuki proses penelaahan dokumen tahap akhir di regulator sehingga tinggal menunggu pernyataan efektif dari OJK. Dari aksi korporasi ini, perseroan berharap akan memperkuat struktur permodalan untuk bisa menghadapi tantangan dan rencana bisnis ke depan. Masuknya tambahan modal dari KB Kookmin Bank ini diharapkan dapat membantu pengembangan bisnis Bank Bukopin yang fokus pada segmen ritel, yaitu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan segmen konsumer, yang ditopang dengan pengembangan digital banking ke depannya. Profil bisnis inilah yang menjadi daya tarik Bank Bukopin bagi KB Kookmin Bank, Bank Komersial terbesar di Korea Selatan dan memiliki cabang di beberapa negara lain di Asia, Eropa hingga Amerika Serikat, bahkan groupnya, KB Financial terdaftar di bursa efek New York, AS (NYSE). Dengan masuknya tambahan modal yang akan segera direalisasikan ini diharapkan bisa optimal untuk mendukung bisnis utama Bank Bukopin yang konsisten mengembangkan segmen UMKM. Per Desember 2019, di antara 21 bank dengan aset terbesar di Tanah Air, Bank Bukopin menempati posisi teratas dalam penyaluran kredit UMKM dengan komposisi sebesar 57,4 persen dari total kredit yang diberikan. Dua bank pada peringkat bawahnya memiliki porsi kredit UMKM sebesar 48,4 persen dan 24,9 persen dari total kredit. “Segmen UMKM merupakan salah satu motor penggerak terpenting bagi Bank Bukopin yang memfokuskan bisnisnya pada segmen Ritel,” ungkap Eko. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, pada posisi Desember 2019 (audited) dan Maret 2020, Bank Bukopin tegaskan rasio Kecukupan Penyediaan Modal Minimum telah memenuhi ketentuan regulator sesuai profil risiko. Dengan masuknya suntikan modal dari KB Kookmin Bank dan pemegang saham lainnya, akan meningkatkan rasio permodalan. Sumber
-
Jakarta - Suraedah (37) merupakan ibu rumah tangga yang selain mengurus anak juga punya usaha warung kelontong dan menjadi agen bank di salah satu sudut Kota Makassar. Siapa yang menyangka dari usaha kecilnya, ditambah dari penghasilan suaminya yang sopir, ia bisa punya rumah lagi hingga sawah. "Tukang durian di depan jalan itu sekali kirim uang lumayan besar bisa sampai jutaan. Katanya buat kirim uang ke keluarganya yang ada di daerah," ujarnya mencontohkan ke detikcom beberapa waktu lalu. Meskipun begitu, ia lebih sering melayani tetangga atau masyarakat sekitar yang hendak kirim uang dengan nominal kecil seperti Rp100 ribu atau Rp200 ribu. Ditambah dari penghasilan hasil penjualan barang kelontong dari warung yang setiap hari ia buka sejak pukul 7 pagi tersebut. Warung milik Suraedah diberi nama 'Toko Kembar' karena terinspirasi dan berdiri setelah anak kembarnya lahir. Ia membuka warung kelontong tersebut bermodal tabungan dari penghasilan suaminya sebagai sopir dan ditambah dari KUR BRI yang ia dapatkan. Suraedah mengatakan telah tiga kali mendapat KUR BRI. Modal tersebut ia gunakan saat hendak mengambil mobil hingga membuka warung kelontong yang ada di depan rumahnya tersebut. "Alhamdulillah dari usaha itu, kini punya rumah lagi di Maron (sekitar 2 jam dari Kota Makassar), di kampung suami. Ada sawah juga di sana," ujarnya. Selain itu, Suraedah mengatakan memanfaatkan Mantri BANK BRI yang berkeliling untuk menabung maupun setoran pinjamannya. Ia tinggal menelpon Randy Taha, Mantri BANK BRI Unit Pasar Butung, untuk datang menjemput dana ke warungnya. nasabah BRI Makassar Foto: Nurcholis Ma'arif "Seminggu penyetoran empat kali. Sudah sekitar 8 bulan jalan (menggunakan jasa ini). Dulunya pakai mesin, sekarang pakai aplikasi di hp," ujar Suraedah. "Sekarang ini lebih gampang kalau mau setor dana, saya tinggal telpon bapak Mantrinya ke sini. Bisa setor tunai langsung, penjemputan dananya di rumah saja, (karena) bapaknya yang ke sini. Kita sama bapak (Randy) sudah percaya, jadi tidak khawatir," imbuhnya. Dengan begitu, kata Suraedah, ia tak perlu ke bank untuk menabung atau menyetor, apalagi ia juga tidak bisa menyetir motor jika harus ke bank. Selain itu, ia tak perlu meninggalkan warung yang ia jaga sekaligus mengurus anaknya yang bungsu maupun pekerjaan rumah tangganya yang lain di rumah. Sementara itu, AMPM BANK BRI Cabang Ahmad Yani, Amsyahari menjelaskan dulu ibu rumah tangga seperti Suraedah agak kesulitan untuk melakukan transaksi perbankan atau menabung penghasilan hariannya karena harus datang langsung ke bank di mana terbatas dengan jarak dan waktu yang tersedia. Sebagai solusi digitalisasi layanan finansial terintegrasi, BRISPOT Mikro ingin membantu pedagang dan UMKM dengan adanya proses cash pickup transaction, pinjaman, hingga adanya monitoring dari Mantri pada nasabah sektor UMKM. "Sebelum adanya BRISPOT Mikro, berkas-berkas nasabah itu harus kita lihat satu per satu. Mulai dari agunan, kelengkapan administrasi dan lainnya. Sementara di BRISPOT Mikro sudah dilengkapi semua, baik CRS, finansial semuanya sudah lengkap, sehingga kami pemutus tidak ragu melakukan putusan dalam kredit," ujarnya. Selain itu, kata Amsyahari, fitur dalam BRISPOT Mikro juga ikut mempermudah kerja Mantri. Sebab setiap hari para Mantri selalu berkeliling dan mendatangi nasabah maupun calon nasabah potensial sekaligus untuk monitoring hanya berbekal smartphone yang sudah terinstal aplikasi BRISPOT Mikro. Mantri BRI Makassar Foto: Nurcholis Ma'arif Para Manti juga berperan dalam pendayagunaan BRISPOT Mikro untuk pemasaran, pemrosesan permodalan, simpanan hingga monitoring portfolio. Lalu ikut pendamipinga dan pembinaan bisnis sebagai financial advisor di daerahnya serta pemberdayaan sektor UMKM termasuk agen BRILink. "Sehingga dengan dilengkapinya BRISPOT Mikro maka sangat memudahkan kepada mereka untuk bisa melakukan point to point daripada kreditnya itu sendiri dan mempermudah untuk mengambil setoran-setoran di mana dia (Mantri) punya wilayah kerja," ujarnya. Lebih lanjut Amsyahari mengatakan fitur pick up transaction pada aplikasi BRISPOT Mikro yang dipunyai setiap Mantri di lapangan ternyata sangat membantu perkembangan simpanan. Sebelumnya nasabah yang per harinya mau menabung Rp100 ribu, Rp200 ribu atau bahkan Rp50 ribu itu tidak tersentuh, sekarang bisa terjangkau karena tidak perlu ke bank, tetapi Mantri yang bakal menjemput dana membawa aplikasi BRISPOT Mikro. "Tetapi dengan adanya pick up transaction ini di BRISPOT Mikro ini bisa meningkatkan kasa itu lebih besar lagi, karena kenapa? Yang sebelumnya itu adalah simpanan-simpanan kecil tidak pernah tersentuh oleh teman-teman Mantri sehingga orang yang tadinya tidak menabung bisa menabung," pungkasnya. Simak Video "BRISPOT Solusi Layanan Terintegrasi" [==] (mul/ega) Sumber
-
Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai dibutuhkan strategi agar ekonomi Indonesia tidak berhenti sama sekali akibat COVID-19. Ketua umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan hal ini agar tak ada istilah hungry man berubah menjadi angry man akibat seluruh kegiatan ekonomi terhenti. "Kita harus memikirkan bagaimana saat nanti COVID-19 sudah melandai dan pengusaha membuka aktivitas dunia usaha secara perlahan namun tetap dengan protokol COVID-19 yang ketat dan evaluasi berkala," kata Rosan dalam diskusi virtual, Sabtu (16/5/2020). Menurut Rosan saat ini stimulus pemerintah harus dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran. Kemudian pengusaha juga mengharapkan stimulus ini bisa ditingkatkan. Stimulus yang diberikan pemerintah Indonesia saat ini masih sekitar 2,7% dari total produk domestik bruto (PDB). Dia membandingkan Jepang memberikan stimulus ke dunia usaha 19,9%, Malaysia 18,7%, Singapura 115, Amerika Serikat (AS) 15%, Australia 11%, India 10%, Italia 44%, Prancis 26%, Inggris 21% dan Spanyol 12%. "Oleh sebab itu Indonesia perlu menambah stimulus lagi ke level yang lebih besar," jelas dia. Menurut Rosan saat ini pemerintah juga telah merespons sejumlah permintaan dan kebutuhan dunia usaha yang saat ini bertahan untuk menjaga likuiditas perusahaan, menjaga cashflow. "Kalau cashflow tidak ada mau tidak mau perusahaan berhenti. Ini hal yang tidak kita inginkan seperti merupahkan atau PHK karyawan akan terjadi. Makin lama menangani COVID-19 ini maka makin besar tekanan ke ekonominya," ujarnya. Simak Video "BI Turunkan Suku Bunga, Ketua Umum Kadin Respon Positif" [==] (kil/hns) Sumber
-
Jakarta - Pendistribusian logistik ke Indonesia bagian timur, khususnya melalui Tol Laut, tetap berjalan normal di masa pandemi COVID-19 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Begitupun dengan harga kebutuhan pokok di wilayah timur masih terpantau normal. "Pemerintah telah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana untuk memudahkan pendistribusian logistik ke wilayah timur sehingga konektivitas kapal tol laut khususnya yang menyinggahi Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku tetap berjalan," papar Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020). Wisnu menjelaskan bahwa resume kedatangan kapal, volume penumpang dan muatan di suatu pelabuhan pada masa pandemi COVID-19 sangat tergantung pada penerapan kebijakan pembatasan transportasi laut yang dilakukan daerah. Secara umum, permintaan pengiriman barang memang turun akibat menurunnya perdagangan domestik. "Terutama setelah adanya pemberlakuan pembatasan daerah, terjadi tren penurunan jumlah ship call volume muatan dan penumpang kapal barang, tapi ada kecenderungan meningkat pelan setelah SE Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas diberlakukan," jelasnya. Namun khusus untuk kapal tol laut, dari data yang masuk melalui aplikasi LCS (Logistic Comunication System), volume muatan tol laut logistik pada bulan Januari-April 2020 terpantau mengalami peningkatan. Wisnu mengatakan pihaknya bersama kementerian/lembaga terkait terus melakukan supervisi yang ketat terhadap distribusi barang pokok dan penting serta harganya supaya kenaikan bisa terkontrol dalam batas wajar. Selain itu, untuk memaksimalkan pengiriman barang, saat ini kapal penumpang juga bisa dimanfaatkan daerah untuk mengangkut logistik sehingga ketersediaan barang kebutuhan pokok dapat lebih merata di seluruh wilayah. "Tol laut secara langsung memberikan dampak bagi masyarakat di mana ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting lebih terjamin. Tol laut juga mampu mengurangi fluktuasi harga antar-waktu dan disparitas harga, serta memfasilitasi pemasaran produk unggulan daerah," ucap Wisnu. Dijelaskannya, Kementerian Perhubungan melalui Kantor KSOP di daerah juga ikut melakukan pemantauan harga barang pokok dan barang penting di daerah masing-masing, termasuk barang-barang yang diangkut kapal tol laut ataupun hasil komoditi daerah. Secara umum, disparitas harga di beberapa daerah yang disinggahi tol laut berhasil ditekan. "Dari hasil pemantauan langsung beberapa KSOP di wilayah timur, dilaporkan harga-harga kebutuhan pokok yang dijual di masyarakat cenderung stabil," katanya. Misalnya di daerah Fak-Fak, harga cabe rawit Rp 40 ribu/kg (stabil) dan cabe keriting Rp 30 ribu/kg (stabil). Di Sorong cabe rawit Rp 25 ribu/kg sampai dengan Rp 35 ribu/kg (stabil) dan cabe keriting Rp 25 ribu/kg (stabil), juga di Manokwari harga cabe rawit dan cabe keriting stabil di harga Rp 30 ribu/kg. Begitupun dengan harga bawang. Di Oransbari dan Jayapura, harga bawang putih masih stabil di harga Rp 55 ribu/kg dan bawang merah Rp 60 ribu/kg. Sementara di Merauke, harga bawang putih Rp 45 ribu/kg (stabil) dan bawang merah Rp 40 ribu/kg (stabil). "Tak hanya semata untuk menekan disparitas harga antara daerah, tol laut juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengoptimalkan muatan balik kapal sehingga produk asli daerah setempat dapat dipasarkan luar pulau," pungkas Wisnu. Simak Video "Jokowi Sebut Ada Pihak Swasta Nakal Main-main di Tol Laut" [==] (mul/ega) Sumber
-
Jakarta - Pendistribusian logistik ke Indonesia bagian timur, khususnya melalui Tol Laut, tetap berjalan normal di masa pandemi COVID-19 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Begitupun dengan harga kebutuhan pokok di wilayah timur masih terpantau normal. "Pemerintah telah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana untuk memudahkan pendistribusian logistik ke wilayah timur sehingga konektivitas kapal tol laut khususnya yang menyinggahi Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku tetap berjalan," papar Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2020). Wisnu menjelaskan bahwa resume kedatangan kapal, volume penumpang dan muatan di suatu pelabuhan pada masa pandemi COVID-19 sangat tergantung pada penerapan kebijakan pembatasan transportasi laut yang dilakukan daerah. Secara umum, permintaan pengiriman barang memang turun akibat menurunnya perdagangan domestik. "Terutama setelah adanya pemberlakuan pembatasan daerah, terjadi tren penurunan jumlah ship call volume muatan dan penumpang kapal barang, tapi ada kecenderungan meningkat pelan setelah SE Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas diberlakukan," jelasnya. Namun khusus untuk kapal tol laut, dari data yang masuk melalui aplikasi LCS (Logistic Comunication System), volume muatan tol laut logistik pada bulan Januari-April 2020 terpantau mengalami peningkatan. Wisnu mengatakan pihaknya bersama kementerian/lembaga terkait terus melakukan supervisi yang ketat terhadap distribusi barang pokok dan penting serta harganya supaya kenaikan bisa terkontrol dalam batas wajar. Selain itu, untuk memaksimalkan pengiriman barang, saat ini kapal penumpang juga bisa dimanfaatkan daerah untuk mengangkut logistik sehingga ketersediaan barang kebutuhan pokok dapat lebih merata di seluruh wilayah. "Tol laut secara langsung memberikan dampak bagi masyarakat di mana ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting lebih terjamin. Tol laut juga mampu mengurangi fluktuasi harga antar-waktu dan disparitas harga, serta memfasilitasi pemasaran produk unggulan daerah," ucap Wisnu. Dijelaskannya, Kementerian Perhubungan melalui Kantor KSOP di daerah juga ikut melakukan pemantauan harga barang pokok dan barang penting di daerah masing-masing, termasuk barang-barang yang diangkut kapal tol laut ataupun hasil komoditi daerah. Secara umum, disparitas harga di beberapa daerah yang disinggahi tol laut berhasil ditekan. "Dari hasil pemantauan langsung beberapa KSOP di wilayah timur, dilaporkan harga-harga kebutuhan pokok yang dijual di masyarakat cenderung stabil," katanya. Misalnya di daerah Fak-Fak, harga cabe rawit Rp 40 ribu/kg (stabil) dan cabe keriting Rp 30 ribu/kg (stabil). Di Sorong cabe rawit Rp 25 ribu/kg sampai dengan Rp 35 ribu/kg (stabil) dan cabe keriting Rp 25 ribu/kg (stabil), juga di Manokwari harga cabe rawit dan cabe keriting stabil di harga Rp 30 ribu/kg. Begitupun dengan harga bawang. Di Oransbari dan Jayapura, harga bawang putih masih stabil di harga Rp 55 ribu/kg dan bawang merah Rp 60 ribu/kg. Sementara di Merauke, harga bawang putih Rp 45 ribu/kg (stabil) dan bawang merah Rp 40 ribu/kg (stabil). "Tak hanya semata untuk menekan disparitas harga antara daerah, tol laut juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengoptimalkan muatan balik kapal sehingga produk asli daerah setempat dapat dipasarkan luar pulau," pungkas Wisnu. Simak Video "Jokowi Sebut Ada Pihak Swasta Nakal Main-main di Tol Laut" [==] (mul/ega) Sumber